MUTIARA HADITS Jumat 6 Maret 2020: KEUTAMAAN BERJALAN MENUJU MASJID

0
993
Sumber foto: Mutiara (https://damniloveindonesia.com)

Oleh Saifuddin Yahya, Lc

عن جابر – رضي الله عنه – قَالَ: خَلَت البِقاعُ حولَ المَسْجِدِ، فَأَرَادَ بَنُو سَلمَةَ أَنْ يَنْتَقِلُوا قُرْبَ المَسْجِدِ، فَبَلَغَ ذَلِكَ النبي – صلى الله عليه وسلم – فَقَالَ لَهُمْ: «بَلَغَنِي أنَّكُم تُريدُونَ أَنْ تَنْتَقِلُوا قُرْبَ المَسْجِدِ؟» قالوا: نعم، يا رَسُول اللَّهِ، قَدْ أرَدْنَا ذَلِكَ. فَقَالَ: «بَنِي سَلِمَةَ دِيَارَكُم تُكْتَبْ آثارُكُمْ، دِيَارَكُمْ تُكْتَبْ آثارُكُمْ » فقالوا: مَا يَسُرُّنَا أنَّا كُنَّا تَحَوَّلْنَا. رواه مسلم

Dari Jabir radliyallâhu ‘anhu ia berkata, “Ada beberapa petak tanah yang kosong di sekitar masjid Nabawi. Maka Bani Salimah berkeinginan untuk berpindah ke dekat masjid. Hal itu sampai kepada Nabi shallallâhu ‘alaihi wa sallam, maka beliau bertanya kepada mereka: “ telah sampai kepadaku berita bahwa kalian ingin berpindah ke dekat masjid?” Mereka menjawab, “Benar, wahai Rasulullah. Kami menginginkan itu.” Maka Rasul bersabda, “Wahai Bani Salimah, tetapilah rumah kalian, akan dicatat jejak kalian. Tetapilah rumah kalian, akan dicatat jejak kalian.” Mereka berkata, “Tak ada yang membahagiakan kami untuk berpindah rumah.” HR Muslim

Pelajaran yang dapat diambil:
1) Kuatnya motivasi para sahabat untuk selalu mendekatkan diri kepada Allah yaitu mereka berkeinginan untuk pindah rumah agar semakin dekat dengan masjid Nabawi. Kalau dibandingkan dengan zaman sekarang sangat jauh sekali. Biasanya orang pindah rumah itu dikarenakan motivasi duniawi seperti rumahnya kurang mewah, kurang besar dan segudang motivasi duniawi lainnya.
2) Rasulullah shallallâhu ‘alaihi wa sallam mengajarkan kepada kita agar selalu tabayyun/ klarifikasi pada setiap kabar yang sampai kepada kita, agar data yang kita peroleh benar, demikian juga agar tidak salah persepsi dan jika kita sebagai pimpinan supaya kita tidak berlaku sewenang-wenang yaitu dengan membuat keputusan sepihak.
3) Rasulullah shallallâhu ‘alaihi wa sallam menunjukkan kepada para sahabat sesuatu yang lebih bagus daripada yang mereka ingginkan yaitu meraka supaya tetap tinggal dirumah meraka dan tidak usah berpindah ke tempat yang dekat masjid Nabawi dikarenakan keutamaan yang besar yang akan diperoleh bagi yang rumahnya jauh dari masjid.


Ayat Alquran & Hadist yang berkaitan dengan tema diatas:

1. Allah tulis setiap bekas kebaikan ataupun keburukan yang dilakukan manusia diatas muka bumi
إِنَّا نَحْنُ نُحْيِي الْمَوْتَىٰ وَنَكْتُبُ مَا قَدَّمُوا وَآثَارَهُمْ ۚ وَكُلَّ شَيْءٍ أَحْصَيْنَاهُ فِي إِمَامٍ مُبِينٍ
Sesungguhnya Kami menghidupkan orang-orang mati dan Kami menuliskan apa yang telah mereka kerjakan dan bekas-bekas yang mereka tinggalkan. QS Yasin:12
2. Bumi menjadi saksi atas perbuatan manusia
يَوْمَئِذٍ تُحَدِّثُ أَخْبَارَهَا
{Pada hari itu bumi menceritakan beritanya}QS Al Zalzalah: 4
3. Bumi dan langit akan menangisi orang yang mukmin yang meninggal dunia
Allah berfirman mengenahi kebinasaan kaumnya firaun:
فَمَا بَكَتْ عَلَيْهِمُ السَّمَاءُ وَالْأَرْضُ وَمَا كَانُوا مُنْظَرِينَ
“Maka langit dan bumi tidak menangisi mereka dan merekapun tidak diberi tangguh.” (QS. Ad-Dukhan: 29)
Ibnu Abbas menafsirkan bahwa ketika seorang mukmin meninggal dunia, tertutup dan menangislah pintu langit yang dulu dilalui untuk naiknya amal (shalih) yang dia lakukan dan rezeki yang ia terima, demikian pula bumi yang dulu pernah dijadikan sebagai tempat shalat dan dzikir kepada Allah juga menangisinya. Sementara kaumnya Firaun, karena mereka tidak memiliki amal saleh, dan tidak ada amalnya yang naik ke langit, bumi dan langit tidak menangisinya (karena merasa kehilangan darinya). (Tafsir Ibn Katsir, 7:19).
4. Setiap langkah menuju masjid sebagai penghapus dosa dan langkah yang lain sebagai pengangkat derajat
أنَّ النبيَّ – صلى الله عليه وسلم – قَالَ: «مَنْ تَطَهَّرَ في بَيْتِهِ، ثُمَّ مَضَى إلى بَيْتٍ مِنْ بُيُوتِ اللَّهِ، لِيَقْضِي فَرِيضَةً مِنْ فَرَائِضِ اللَّهِ، كَانَتْ خُطُواتُهُ، إحْدَاهَا تَحُطُّ خَطِيئَةً، وَالأُخْرَى تَرْفَعُ دَرَجَةً». رواه مسلم.
bahwasanya Nabi s.a.w. bersabda: “Barangsiapa yang bersuci di rumahnya kemudian ia pergi ke salah satu dari beberapa rumah Allah -yakni masjid- untuk menyelesaikan salah satu shalat wajib dari beberapa shalat yang diwajibkan oleh Allah, maka langkah-langkahnya itu yang selangkah dapat menghapuskan satu kesalahan sedang langkah yang lainnya dapat menaikkan satu derajat.” (Riwayat Muslim)
5. Allah berikan cahaya yang sempurna pada hari kiamat
النبيِّ – صلى الله عليه وسلم – قَالَ: «بَشِّرُوا المَشَّائِينَ في الظُّلَمِ إلى المَسَاجِدِ بِالنُّورِ التَّامِّ يَوْمَ القِيَامَةِ». رواه أبُو دَاوُدَ وَالتِّرمِذِيُّ.
Nabi s.a.w., sabdanya: “Sampaikanlah berita gembira kepada orang-orang yang berjalan di waktu malam ke masjid-masjid bahwa mereka akan memperoleh cahaya yang sempurna besok pada hari kiamat.” (HR. Abu Dawud dan Tirmidzi)
6. Jaminan keimanan bagi orang yang rajin shalat dimasjid
عن النبيِّ – صلى الله عليه وسلم – قَالَ: «إذا رَأَيْتُمُ الرَّجُلَ يَعْتَادُ المَسَاجِدَ فَاشْهَدُوا لَهُ بالإيمَانِ
Nabi s.a.w., sabdanya: “Jikalau engkau semua melihat seseorang membiasakan -pulang pergi- ke masjid, maka saksikanlah ia dengan keimanan -yakni bahwa orang itu benar-benar orang yang beriman. HR Tirmidzi

والله أعلم بالصواب

Semoga kita selalu mendapatkan ilmu yang bermanfaat dan dimudahkan untuk beramal sholeh.
Aamiin Ya Rabbal ‘Aalamiin
Hanya Allah-lah yang memberi taufik dan hidayah…
?????
•┈◎❅❀❦?❦❀❅◎┈•

? BIDANG DAKWAH
PONDOK PESANTREN TAHFIDZ ALQURAN DARUL FIKRI SIDOARJO

✒✒✒???✒✒✒
Silakan dishare…

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here