Alyssa Kamala Azzahra; Menghafal itu mudah, Muroja’ahnya yang Sulit

0
326

Seperti biasa, prosesi setoran hafalan 30 Juz santri putri di Masjid Imam Syafi’i Dafi Sarirogo berlangsung khidmad dan haru. Para jamaah yang menjadi saksi proses setoran dibuat berdebar menahan tangis. Semua orang terbawa suasana syahdu atas lahirnya hafidzah baru di Dafi.

Kali ini ananda Alyssa Kamala Azzahra bin Amin Ariyanto asal Sidoarjo yang berhasil menghatamkan setoran hafalan 30 Juz. Ia menjadi santri ke 97 yang berhasil melakukan setoran hafalan terakhir di Dafi. Ia memberikan seoran surah Al Jatsiyah ayat 23-37 pada Ustazah Hafshoh di depan kedua orang tuanya.

Saat memberikan pesan dan kesan, bapak Amin Arianto tampak begitu haru hingga sulit berkata-kata. Ia begitu haru hingga suara yang keluar terdengar parau. Ia bercerita bahwa ia lebih termotivasi untuk mempelajari Al Qur’an sebab putrinya sudah melakukan setoran 30 Juz. Lebih lanjut, ia berpendapat, santri-santri Dafi adalah orang-orang yang beruntung karena dibimbing langsung untuk memperlancar bacaan dan memperlancar hafalan Al Qur’anya oleh para guru. Ia juga begitu bersyukur bisa menjadi ayah dari seorang Hafidzah.

Alyssa dalam pemberian kesan dan pesannya berpendapat bahwa menghafal itu mudah, yang sulit itu muroja’ahnya. Ia berpikir demikian karena setelah hafal Al Qur’an level seseorang bertambah tinggi. Godaan yang datang tentu akan lebih besar. Maka dibutuhkan kerja lebih keras untuk muroja’ah dan mempertahankan hafalan.

Ustad Agus Hariadi selaku Direktur PPTQ Darul Fikri berpesan pada para jamaah untuk melakukan 3 hal. Dari 3 hal ini seseorang (orang tua kita) akan mendapatkan anugrah mahkota di akhirat kelak. pertama adalah menghafal Al Qur’an, kedua adalah mempelajari Al Qur’an, dan yang ketiga dan mempraktikan Al Qur’an. Dengan berpegang pada 3 hal tersebut orang akan disebut dengan Ahlul Qur’an.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here